Editorial Policies

Focus and Scope

Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah untuk menyebarkan hasil kajian ilmiah dan penelitian dalam bidang ilmu :

1. Teologi Biblikal (Perjanjian Lama dan Baru)
2. Teologi dan Etika
3. Teologi Pastoral dan Etika Pelayanan Gerejawi
4. Misiologi Biblikal dan Praktikal
5. Pendidikan Agama Kristen

 

Section Policies

Articles

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed
 

Peer Review Process

Setiap artikel yang masuk akan diseleksi terlebih dahulu oleh Dewan Editor. Selanjutnya artikel dikirimkan kepada reviewer untuk di review. Proses review yang dilakukan adalah double blind review, di mana baik author maupun reviewer tidak saling mengetahui identitas masing-masing. Mitra Bebestari/ Reviewer akan menilai setiap naskah dari aspek isi dan tekniknya. Setelah melalui proses review artikel akan dikembalikan kepada author untuk direvisi. Proses ini akan memakan waktu maksimal 30 hari. Para reviewer yang bekerja sama dengan Jurnal Voice of Hami adalah para ahli pada bidang ilmu Teologi. Keputusan akhir diterima tidaknya naskah tersebut berada di tangan Dewan Editor.

 

Open Access Policy

This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.

 

Publication Ethics

Bagi Penulis:

1. Standar Pelaporan: Penulis harus
menyajikan laporan yang akurat tentang
penelitian asli yang dilakukan serta diskusi
objektif tentang signifikansinya. Peneliti
harus menampilkan hasil mereka dengan
jujur dan tanpa dibuat-buat, pemalsuan
atau manipulasi data yang tidak pantas.
Suatu naskah harus berisi detail dan
referensi yang memadai sehingga
memungkinkan orang lain mengulang
kembali peneltian tersebut. Kecurangan
atau dengan sengaja menyajikan data yang
tidak akurat merupakan perilaku yang tidak
etis dan tidak dapat diterima. Naskah harus
mengikuti pedoman penyerahan jurnal.
2. Orisinalitas dan Plagiarisme: Penulis harus
memastikan menulis karya yang asli
sepenuhnya. Naskah tidak boleh diserahkan
secara bersamaan ke lebih dari satu
penerbit kecuali jika editor telah menyetujui
publikasi bersama. Karya dan publikasi
sebelumnya yang relevan, baik oleh peneliti
lain maupun milik penulis, harus diakui dan
dirujuk dengan semestinya. Literatur primer
harus dikutip jika memungkinkan. Kata-
kata asli yang diambil langsung dari
publikasi oleh peneliti lain harus muncul
dalam tanda kutip sesuai dengan teknik
pengutipan yang baku.
3. Publikasi Ganda, Redundan, atau
Bersamaan: Secara umum penulis tidak
boleh menyerahkan naskah yang sama ke
lebih dari satu jurnal secara bersamaan.
Menyerahkan naskah yang sama ke lebih
dari satu jurnal secara bersamaan
merupakan perilaku yang tidak etis dan
tidak dapat diterima. Beberapa publikasi
yang berasal dari satu proyek penelitian
harus diidentifikasi secara jelas dan
publikasi utama harus dirujuk
4. Pengakuan Sumber: Penulis harus
mengakui semua sumber data yang
digunakan dalam penelitian dengan cara
melakukan pengutipan. Pengakuan yang
semestinya atas karya orang lain harus
selalu dilakukan dalam setiap karya tulis.
5. Kepenulisan Artikel: Kepenulisan dari
publikasi penelitian harus secara akurat
mencerminkan kontribusi individu untuk
pekerjaan dan pelaporannya. Kepenulisan
harus dibatasi pada mereka yang telah
memberikan kontribusi yang signifikan
terhadap konsepsi, desain, pelaksanaan
atau interpretasi penelitian yang
dilaporkan. Orang lain yang telah membuat
kontribusi signifikan harus terdaftar sebagai
penulis bersama. Penulis juga memastikan
bahwa semua penulis telah melihat dan
menyetujui versi naskah yang dikirimkan
dan pencantuman nama mereka sebagai
penulis bersama.
6. Pengungkapan dan Konflik Kepentingan:
Semua penulis harus secara jelas
mengungkapkan dalam naskah mereka
segala konflik kepentingan finansial atau
substantif lainnya yang mungkin ditafsirkan
untuk mempengaruhi hasil atau interpretasi
naskah mereka. Semua sumber dukungan
keuangan untuk proyek tersebut harus
diungkapkan.
7. Kesalahan Mendasar dalam Karya yang
Diterbitkan: Jika penulis menemukan
kesalahan atau ketidaktepatan yang
signifikan dalam naskah yang dikirimkan,
maka penulis harus segera memberi tahu
editor jurnal atau penerbit dan bekerja
sama dengan editor untuk menarik kembali
atau memperbaiki naskah tersebut.

Bagi Editor

1. Keputusan Publikasi: Berdasarkan laporan
review dari reviewer, editor dapat
menerima, menolak, atau meminta
modifikasi pada naskah. Validasi karya yang
dipertanyakan dan pentingnya bagi peneliti
dan pembaca harus selalu mendorong
keputusan tersebut. Para editor dapat
dipandu oleh adanya kebijakan dewan
redaksi jurnal dan dibatasi oleh persyaratan
hukum yang berlaku terkait pencemaran
nama baik, pelanggaran hak cipta, dan
plagiarisme. Editor dapat berunding dengan
editor atau pengulas lain dalam membuat
keputusan ini. Redaksi harus bertanggung
jawab atas semua yang mereka terbitkan
dan harus memiliki prosedur dan kebijakan
untuk memastikan kualitas bahan yang
mereka terbitkan dan menjaga integritas
artikel yang diterbitkan.
2. Review Naskah: Editor harus memastikan
bahwa setiap naskah pertama kali
dievaluasi oleh editor untuk orisinalitas dan
kesesuaian dengan ruang lingkup jurnal.
Editor harus memastikan jalannya proses
peer review secara adil dan bijaksana.
Editor harus menjelaskan proses peer
review melalui informasi bagi penulis.
Editor harus menjalankan peer reviewer
yang tepat atas naskah yang
dipertimbangkan untuk diterbitkan dengan
memilih orang-orang dengan keahlian yang
memadai dan relevan serta berupaya
menghindarkan mereka dari adanya konflik
kepentingan.
3. Fair Play: Editor harus memastikan bahwa
setiap naskah yang diterima oleh jurnal
ditinjau dari segi konten intelektualnya
tanpa mempertimbangkan jenis kelamin,
jenis kelamin, ras, agama,
kewarganegaraan, dll dari penulis.
4. Kerahasiaan: Editor harus memastikan
bahwa informasi mengenai naskah yang
diserahkan oleh penulis dirahasiakan. Editor
harus secara kritis menilai setiap potensi
pelanggaran perlindungan data dan
kerahasiaan penulis.
5. Pengungkapan dan Konflik Kepentingan:
Editor Jurnal tidak akan menggunakan
materi yang tidak dimaksudkan untuk
dipublikasikan yang diungkapkan dalam
naskah yang dikirimkan tanpa persetujuan
tertulis dari penulis. Redaktur tidak boleh
dilibatkan dalam keputusan tentang naskah
di mana mereka memiliki konflik
kepentingan.

Bagi Reviewer:

1. Kerahasiaan: Informasi mengenai naskah
yang diserahkan oleh penulis harus
dirahasiakan. Mereka tidak boleh
diperlihatkan atau didiskusikan dengan
orang lain kecuali sebagaimana diizinkan
oleh editor.
2. Pengakuan Sumber: Reviewer harus
memastikan bahwa penulis telah mengakui
semua sumber data yang digunakan dalam
penelitian. Reviewer harus mengidentifikasi
karya publikasi yang relevan yang dirujuk
oleh penulis. Reviewer harus segera
memberi tahu editor jika mereka
menemukan penyimpangan, berpotensi
melanggar etika publikasi, mengetahui
kesamaan substansial antara naskah dan
penyerahan bersamaan dengan jurnal lain
atau artikel yang diterbitkan, atau
mencurigai bahwa kesalahan mungkin telah
terjadi selama penelitian atau penulisan
dan penyerahan naskah.
3. Standar Objektivitas: Review naskah yang
diserahkan harus dilakukan secara obyektif
dan reviewer harus mengungkapkan
pandangan mereka dengan jelas dengan
argumen yang mendukung. Reviewer harus
mengikuti petunjuk jurnal tentang umpan
balik spesifik yang diperlukan dari mereka,
kecuali ada alasan yang argumenatif untuk
tidak melakukannya. Reviewer harus
konstruktif dalam ulasan mereka dan
memberikan umpan balik yang akan
membantu penulis untuk memperbaiki
naskah mereka. Reviewer harus
memperjelas kajian tambahan yang
disarankan yang mana yang penting untuk
mendukung klaim yang dibuat dalam
naskah yang sedang dipertimbangkan.
4. Pengungkapan dan Konflik Kepentingan:
Informasi atau ide yang secara khusus
diperoleh melalui kegiatan peer review
harus dijaga kerahasiaannya dan tidak
digunakan untuk keuntungan pribadi.
5. Ketepatan Waktu: Reviewer harus
merespons dalam batas waktu yang wajar
sesuai dengan kebijakan yang telah
ditentukan. Reviewer hanya setuju untuk
me-review naskah jika mereka cukup yakin
dapat mengembalikan hasil review dalam
batas waktu yang diusulkan atau disepakati
bersama, dan menginformasikan jurnal
segera jika mereka memerlukan
perpanjangan. Dalam hal reviewer merasa
tidak mungkin baginya untuk
menyelesaikan review naskah dalam waktu
yang ditentukan maka harus
mengkomunikasikan dengan editor
sehingga naskah dapat dikirim ke reviewer l
lainnya.

 

Publication Frequency

Jurnal Voice of Hami terbit dua kali dalam satu tahun, Pebruari dan Agustus